![]() |
| Tiga Unit KRI Kawal 2 Kapal Jepang berlabuh di Selat Lembeh. (Foto:Istimewah) |
BITUNG, Garasiberita.com- Dalam rangka mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang, jajaran TNI Angkatan Laut menggelar prosesi penyambutan resmi terhadap dua kapal perang Angkatan Laut Jepang di perairan Selat Lembeh, Jumat (27/2/2026).
Komandan Satuan Patroli Koarmada VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, mengerahkan tiga unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yakni KRI Tedong Naga, KRI Selar, dan KRI Patola untuk melakukan penyambutan serta pengawalan terhadap dua kapal perang Jepang.
Dua kapal perang Jepang yang disambut adalah JS Yamagiri dan JS Shiranui.
Terpantau dari anjungan KRI Patola, pada pukul 15.00 WITA kedua kapal Jepang tersebut mulai terlihat dari arah Lampu Suar Pantai Dorbolaang. Satu jam kemudian, tepat pukul 16.00 WITA, keduanya berhasil lepas jangkar di perairan Selat Lembeh, tepat di depan Pantai Girian.
Kolonel Marvill Marfel Frits menjelaskan bahwa prosesi penyambutan di laut merupakan bentuk penghormatan kepada tamu negara sekaligus simbol kuatnya hubungan kerja sama antara Indonesia dan Jepang.
“Penyambutan ini adalah bagian dari penghormatan kepada tamu negara serta wujud eratnya hubungan kerja sama bilateral kedua negara,” ujarnya.
Kehadiran kapal perang Jepang di wilayah perairan Sulawesi Utara tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi maritim, kerja sama pertahanan, serta stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh kehormatan, mencerminkan profesionalisme TNI AL sekaligus komitmen Indonesia dalam menjaga hubungan diplomatik yang harmonis dengan negara sahabat. Red/Guls
Komentar