![]() |
| Walikota Hengky Honandar, Wakil Walikota Randito Maringka, didampingi Kapolres Bitung AKBP Albert Zai serta Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Krisna Pramono. (Foto:Istimewah) |
BITUNG, Garasiberita.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti serius persoalan sampah di Tanah Air saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2025).
Rakornas tersebut diikuti oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka, didampingi Kapolres Bitung AKBP Albert Zai serta Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Krisna Pramono.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pada tahun 2028 sejumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diprediksi mengalami kelebihan kapasitas. Oleh karena itu, ia menegaskan pengelolaan sampah harus dimulai dari sekarang secara serius dan berkelanjutan.
Presiden juga menyinggung persoalan sampah di kawasan pariwisata yang dinilai dapat merusak citra Indonesia di mata wisatawan mancanegara. Ia mengajak seluruh kepala daerah, baik wali kota maupun bupati, untuk segera bergerak mengatasi permasalahan sampah, khususnya sampah plastik.
Menindaklanjuti arahan Presiden tersebut, Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Bitung untuk mengambil langkah konkret.
“Kami siap mengerahkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bitung untuk melaksanakan kerja bakti massal,” tegas Hengky dan Randito.
Kerja bakti tersebut akan difokuskan pada pengangkatan sampah di berbagai titik strategis, mulai dari area perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga kawasan pesisir pantai, sebagai bentuk komitmen Pemkot Bitung dalam mendukung program nasional pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan. Red/Guls
Komentar