![]() |
| Perayaan Natal dan Kunci Taong Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) 2026. (Foto:Istimewah) |
Jakarta, Garasiberita.com – Di sela perayaan Natal dan Kunci Taong Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) 2026, panitia menggelar aksi sosial bagi korban banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro serta panti werda. Kegiatan berlangsung di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Aksi sosial ini digelar dalam rangka perayaan bertema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Kasih Kristus Sempurna bagi Kita dalam Menjaga Akar, Menyatukan Hati, dan Menjadi Cahaya”. Kegiatan diprakarsai Ketua Panitia Pelaksana Natal dan Kunci Taong K3 2026, Fernando Rorimpandey, SH, MH, melalui penggalangan dana dari para peserta.
Fernando Rorimpandey yang juga dikenal sebagai Ketua Laskar Trisakti 08 menegaskan bahwa perayaan Natal dan Kunci Taong bukan sekadar seremoni spiritual dan budaya, tetapi wujud nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya warga Sulawesi Utara yang terdampak bencana.
“Perayaan ini harus menjadi ruang pemulihan iman, penguatan persaudaraan, sekaligus wadah untuk saling menopang dalam kasih,” ujar Fernando.
Ia berharap donasi yang terkumpul dapat membantu meringankan beban korban banjir di Sitaro serta memberi manfaat bagi para lansia di panti werda.
Selain ibadah syukur, panitia juga menyiapkan bazar, hiburan, serta pagelaran seni budaya Kawanua seperti Kabasaran, Kolintang, Makaruayen, Masamper, dan Katrili. Acara dimeriahkan penampilan Dirly Sompie, Randy Lapian, Nafiri Choir, GP Choir, Adelin T. Lapian, Angel Punaji, Reigen Sigarlaki, hingga penampilan khusus Tonny Wenas. Panitia turut menyiapkan berbagai door prize dan kegiatan ini dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama istri.
Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI (Purn) Glenny H. Kairupan yang mewakili para tua-tua Kawanua menekankan pentingnya peran generasi Kawanua sebagai agen perubahan yang tetap menjunjung tinggi nilai iman dan budaya di tengah tantangan zaman. Red/GB
Komentar