Sulut Menuju Nol Blank Spot: Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Aksi Digital Untuk Daerah 3T. -->

Iklan Semua Halaman

Garasi Berita

Sulut Menuju Nol Blank Spot: Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Aksi Digital Untuk Daerah 3T.

Jumat, November 14, 2025
Gubernur Yulius Selvanus,SE. Saat Berdiskusi Dalam Forum “Akselerasi Infrastruktur Digital, Sinergi Pemerintah dan Industri” (Foto: Istimewah) GarasiBerita

SULUT, Garasiberita.com-
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), menyerukan langkah nyata mempercepat pemerataan akses digital di wilayah kepulauan Sulut.

Seruan itu disampaikan dalam Forum “Akselerasi Infrastruktur Digital, Sinergi Pemerintah dan Industri” yang digelar di Wisma Negara Bumi Beringin, Kamis (13/11/2025).

Forum tersebut melibatkan tiga daerah kepulauan di Sulut, yakni: Kabupaten Sitaro, Sangihe, dan Talaud — sebagai fokus pembahasan utama mengenai penanganan akses digital di wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar).

Pada arahannya, Gubernur YSK menyoroti masih terbatasnya akses internet di daerah kepulauan, yang berdampak langsung pada aktivitas pendidikan dan ekonomi masyarakat. Ia mengungkap keprihatinannya atas kondisi anak-anak di wilayah 3T yang masih kesulitan mengikuti ujian karena keterbatasan jaringan digital.

“Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, tetapi titik awal aksi nyata kolaborasi pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat,” tegas Yulius Selvanus.

Ia mengajak seluruh pihak mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga sektor swasta untuk bersinergi membentuk tim kolaboratif lintas sektor, memastikan pemerataan akses digital benar-benar terwujud di seluruh penjuru Sulut.

Diketahui Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi) bersama PT Len Industri (Tbk) menyatakan telah menyiapkan langkah revitalisasi infrastruktur digital nasional di wilayah Sulawesi Utara. Program tersebut bertujuan memperkuat sistem jaringan backbone serta mengatasi blank spot sinyal di kawasan kepulauan.

Gubernur menegaskan bahwa Sulut tidak hanya menunggu pembangunan dari pusat, tetapi juga aktif mendorong pemerataan akses digital sebagai prioritas pembangunan daerah. Red/GB