![]() |
| Wabup Theodorus Kawatu Pimpin FGD Pembinaan Statistik Sektoral. (Foto:Istimewah) |
MINSEL, Garasiberita,com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus memperkuat tata kelola data sektoral menuju Satu Data Indonesia.
Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pembinaan Statistik Sektoral dalam Mewujudkan Satu Data Indonesia di Kabupaten Minahasa Selatan”, Selasa (11/11/2025) di Kantor Bupati.
Kawatu mengaskan, ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah dalam membangun ekosistem data yang kuat dan sinkron.
“ Metadata adalah kunci untuk memahami sumber, metode, dan kualitas data sektoral. Tanpa metadata yang lengkap, sulit bagi kita menilai validitas data untuk dasar kebijakan publik,” tegas Wabup Kawatu.
Menurutnya, pembinaan statistik sektoral tahun ini akan menjadi dasar penilaian statistik sektoral tahun 2026. Pemerintah menargetkan capaian minimal nilai 2,6 atau lebih tinggi sebagai indikator komitmen dan konsistensi memperbaiki tata kelola data.
“Target ini bukan sekadar angka. Ini adalah cerminan keseriusan kita membangun sistem data yang akurat dan dapat dipercaya,” ujar Wabup.
Melalui pembinaan ini, setiap perangkat daerah diharapkan memiliki pemahaman dan kemampuan teknis dalam mengelola kegiatan statistik — mulai dari perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian dan pemanfaatan data.
“Satu Data bukan hanya tentang angka, tetapi tentang kejujuran, ketelitian, dan tanggung jawab kita membangun pemerintahan yang transparan dan berbasis bukti.” tutup Kawatu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Statistisi Ahli Madya Johanes, mewakili Kepala BPS Minahasa Selatan, Kepala Dinas Kominfo Tusrianto Rumengan, Kadishub Verra Y. Lasut, Ronald H. Paath DPMPTSP, Disdukcapil Dekky Tuwo, DKP Alexander Sonambela, dan DLH Dorkas Singkala, bersama operator data dari masing-masing OPD.Red/VernaDotz
Komentar