![]() |
| Walikota Hangky Honandar dampingi Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB, Dr. Abdul Muhari.(Foto:Istimewah) |
BITUNG, GARASIBERITA.COM- Gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter yang mengguncang Kota Bitung, Kamis (2/4/2026), menyebabkan insiden ttanggul jebol yang mengakibatkan tertimpanya sebuah rumah warga oleh di Kelurahan Manembo Nembo Tengah, Kecamatan Matuari. Rumah tersebut diketahui milik keluarga Siahaya Kakombi.
Sehari pasca kejadian, Jumat (3/4/2026), Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB, Dr. Abdul Muhari, turun langsung meninjau lokasi terdampak. Kunjungan ini disambut oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE, bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait.
Dalam keterangannya, Abdul Muhari menyampaikan bahwa peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto, guna memastikan penanganan dampak gempa dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
Sementara itu, Wali Kota Hengky Honandar melaporkan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Selain itu, kerusakan material yang terjadi juga tergolong tidak signifikan.
Situasi terkini dilaporkan terkendali, dengan upaya pemantauan dan penanganan terus dilakukan oleh pihak berwenang. Red/Guls
Komentar