![]() |
| Prosesi pemberian gelar adat kepada Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka sebagai “Tonaas Tonsea Waraney” oleh Majelis Adat Minahasa. (Foto:Istimewah) |
BITUNG, Garasiberita.com – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Satrol Kodaeral VIII menggelar Parade Budaya Nusantara yang berlangsung meriah di Kota Bitung, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan kirab budaya tersebut diikuti berbagai perwakilan tokoh masyarakat, pemerhati adat, serta elemen budaya yang turut memeriahkan momentum nasional penuh semangat persatuan tersebut.
Parade budaya mengambil titik start dari Lapangan Samuel Languyu Aertembaga dan berakhir di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung dengan menampilkan beragam nuansa budaya Nusantara yang sarat nilai kebhinekaan.
Ketua panitia yang juga Dansatrol Kodaeral VIII, Marvill Marfel Frits menegaskan pentingnya menjaga dan memperkuat budaya lokal sebagai perekat persatuan masyarakat di tengah keberagaman.
“Budaya di Kota Bitung harus terus diperkuat guna menjaga persatuan masyarakat tanpa memandang perbedaan,” tegasnya.
Momentum Harkitnas tahun ini juga dirangkaikan dengan prosesi pemberian gelar adat kepada Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka sebagai “Tonaas Tonsea Waraney” oleh Majelis Adat Minahasa.
Selain itu, kegiatan turut diwarnai dengan deklarasi damai sebagai simbol komitmen bersama menjaga keharmonisan, persatuan, serta stabilitas sosial di Kota Bitung.
Parade Budaya Nusantara ini pun mendapat sambutan antusias masyarakat yang memadati sepanjang rute kirab hingga lokasi finish di pusat pemerintahan Kota Bitung. Red/Guls
Komentar