![]() |
| Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, SE. (Foto:Istimewah) |
SULUT, Garasiberita.com- Banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Senin (5/1), mendapat perhatian serius dari Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE. Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulut, Gubernur menyampaikan duka mendalam dan keprihatinan atas musibah yang menimpa masyarakat di Pulau Siau.
“Saya sangat prihatin dengan kejadian ini. Pemerintah Provinsi akan hadir dan memberikan dukungan penuh bagi masyarakat terdampak, baik pada masa darurat maupun pemulihan pascabencana,” tegas Gubernur Yulius.
Ia menegaskan, Pemprov Sulut akan memaksimalkan bantuan untuk meringankan beban warga, dengan terus berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Sitaro, TNI, Polri, serta instansi terkait agar penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran. Gubernur juga berharap kondisi cuaca segera membaik.
Sebagai langkah cepat, Gubernur Yulius telah menginstruksikan jajaran terkait di Pemprov Sulut untuk menyalurkan bantuan alat berat, kebutuhan bayi dan lansia, pakaian, kasur, serta makanan bagi masyarakat terdampak. Saat ini, penanganan darurat terus dilakukan oleh Pemkab Sitaro bersama TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
Banjir bandang dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sitaro selama kurang lebih lima jam tanpa henti. Luapan air bercampur material batu, tanah, dan kayu menerjang permukiman warga di sejumlah wilayah Kecamatan Siau Timur.
Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Paniki, Paseng, Bahu, serta Kampung Bumbiha, Peling, Laghaeng, Batusenggo, Beong, dan Salili. Data sementara mencatat 11 korban meninggal dunia, 4 orang hilang, dan 18 korban luka-luka. Dua korban luka berat direncanakan dirujuk ke rumah sakit di Manado.
Untuk mempercepat penanganan dan pemulihan, Pemerintah Kabupaten Sitaro telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari. Red/GB
Komentar