Masuk 5 Daerah Terbaik Nasional, Minahasa Cetak Sejarah! Raih TPID Award 2025 di Forum Bergengsi Bank Indonesia -->

Iklan Semua Halaman

Garasi Berita

Masuk 5 Daerah Terbaik Nasional, Minahasa Cetak Sejarah! Raih TPID Award 2025 di Forum Bergengsi Bank Indonesia

Sabtu, November 29, 2025
Wakil Bupati MinahasaVanda Sarundajang, Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2025. (Foto:Istimewah)

JAKARTA, Garsiberita.com-
Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2025 yang digelar di Gedung Bank Indonesia, Jakarta. Jumat 28/11/2025.

Agenda nasional tersebut, para peserta, termasuk Wabup Vanda, berkesempatan mendengarkan secara langsung Arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya stabilitas ekonomi dan penguatan sinergi pusat–daerah.

Momentum bergengsi itu, Kabupaten Minahasa menerima TPID Award 2025 untuk kategori TPID Kabupaten/Kota Berprestasi, menjadikan Minahasa sebagai salah satu dari 5 daerah terbaik nasional yang berhasil menunjukkan kinerja optimal dalam pengendalian inflasi.

Atas penghargaan ini, Kabupaten Minahasa menegaskan perannya dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional melalui langkah-langkah pengendalian inflasi yang efektif, kolaboratif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi di tingkat regional.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Minahasa menjaga stabilitas ekonomi daerah secara efektif dan berkelanjutan,” ujar Wabup Vanda usai acara.

Sementara itu, Gubernur Yulius Selvanus pun merasa bangga dengan hasil kinerja Kabupaten Minahasa karena menjadi satu-satunya daeraj di Sulut yang mampu meraih TPID award 2025 dan diserahkan Presiden RI Prabowo Subianto.

PTBI 2025 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Gubernur Bank Indonesia, Ketua DPR RI, Ketua MA RI, para Menteri Koordinator, para Menteri, Kapolri, Panglima TNI, pimpinan lembaga negara, para duta besar negara sahabat, serta para gubernur, bupati, wali kota, dan pimpinan lembaga ekonomi nasional. Red/GB